Hosanna...Hosanna In The Highest...

Blog Entry29 FeBruaRiFeb 29, '08 12:13 PM
for everyone
Tgl 29 Februar 2008....
29 Februari hanya datang setiap 4 tahun sekali, karena itu bagi beberapa orang tanggal ini tergolong istimewa.
Bagi yang dilahirkan pada tanggal tsb, hari ini adalah kesempatan istimewa untuk merayakan ultahnya. Ya, maklum saja mereka harus menunggu 4 tahun untuk merayakannya..meski umurnya bertambah terus tiap tahun he..he..
Di TV juga saya lihat hari ini, banyak pasangan yang khusus memilih tanggal ini untuk menikah. Alasannya: tanggal istimewa, mudah mengingatnya, atau juga agar mereka bisa lebih menghargai pernikahan mereka karena mereka tidak bisa merayakan ultah pernikahan tiap tahun, dengan begitu mereka tidak cepat menyerah jika ada permasalahan dalam pernikahan, dll.
Na ja...pokoknya ada saja alasannya... apakah 29 Februari benar-benar bisa menolong pernikahan mereka...saya sih yakin enggak bisa...

Bagi saya...tanggal 29 Februari 2008 ada arti tersendiri.
Tanggal ini merupakan hari terakhir saya menikmati status sebagai mahasiswi.
Ya...karena saya anak Fachhochschule (tepatnya mantan anak FH), maka Wintersemester 07/08 berlaku sampai 29 Februari 2008, jadi mulai
Maret 2008 saya resmi tidak menyandang status mahasiswi ...
Mestinya sejak Juli 2007 saya tidak menyatroni FH lagi, tapi dikarenakan Kolloquium terjatuh  di bulan September 2007, maka saya pun tetap terdaftar sebagai Mahasiswa sampai Wintersemester 07/08.

Hmmm...ada yang terhilang rasanya....
Semestinya perasaan terhilang ini juga sudah lama saya rasakan, kalau saya duduk di S-Bahn dan mendengar para mahasiswa membicarakan Profesor atau ujian mereka.
Kangen juga dengan masa belajar di Bibliothek (Perpustakaan), rasa deg-degan karena bahan yang harus dipelajari masih belum selesai, dsb.

Oh... yang lebih terasa adalah mulai Maret saya harus bayar sana sini.
Seperti bayar kalau naik Bus, S-Bahn, kereta api, dsb.

Hari ini seperti hari Jumat biasanya saya ke Münster dengan naik kereta api. Hari ini masih belum bayar karena Semester Tiket masih berlaku, tapi besoknya saya harus membeli tiket jika saya kembali ke Bielefeld ...
Di tengah kepala saya sedang menghitung Euro (again...!!) yang harus saya keluarkan mulai bulan Maret ini, terdengarlah lagu dalam hati saya.

Lagu yang dulu sering dinyanyikan di Sekolah Minggu.
Begini isi lagu tsb.
"Jangan kamu kuatir, burung di udara DIA pelihara,
 
Jangan kamu kuatir, bunga di padang DIA hiasi,
 
Jangan kamu kuatir, apa yang kau makan, minum, pakai,
 
Jangan kamu kuatir, BAPA di Surga memelihara." amin.

Matur nuwun Gusti....

Iya..ya...Kalau burung-burung dan bunga-bunga saja BAPA pelihara, apalagi kita anak-anakNYA?

Keadaan saya kan baik saja, kenapa harus repot memikirkan pengeluaran ekstra tersebut?
Kalau memang harus ada pengeluaran ekstra berarti BAPA pun akan mencukupkan. Amin.

Sebagai manusia tentunya ada saat-saat, di mana saya lupa, terlupa atau dibuat lupa...
Sudah diberikan kepastian, tapi terkadang masih kuatir...
Sudah dituntun dan diberi kelegaan, tapi terkadang masih mau berpikir dan berjalan sendiri...
Tapi Puji Tuhan, BAPA tidak pernah lupa terhadap anak-anakNYA.
Dengan penuh cinta kasih DIA senantiasa mengingatkan bahwa kita tidak berjalan sendiri, dengan penuh kesabaran DIA senantiasa menguatkan jika kita sedang lemah.

Senangnya punya BAPA yang setia, dimana setiap saat kita bisa datang padaNYA. Datang pada DIA dengan keadaan seperti apa adanya.

Es geht mir gut Herr, es geht mir sogar sehr gut.
Ich danke Dir dafür.






judeangel3112 wrote on Feb 29
Setuju! HE will always lead us the way. Selama kita percaya dan sabar aja pasti selalu ada jalan. Percaya deh. I've through it all sis!
Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help

Template design - Copyright © 2005 Chris Vincent All rights reserved.