Yuli's posts with tag: segen
" Herr, Du heilst jeden Schmerz " sagt das KindDarauf antwortet ER " Höre mir zu, folge mir ... und du wirst keinen Schmerz fühlen "
Möchtest du " das Kind " zu sein? Bist du bereit auf IHN zu zuhören und IHM zu folgen?
Seorang Saudara mendapat pesan pribadi dari Tuhan Yesus. Pesan untuk disampaikan pada setiap anakNya yang merasa menanggung beban berat dalam kehidupannya. Entah beban keuangan, beban pekerjaan, beban dalam kehidupan pribadi, segala beban!! Tuhan Yesus berpesan agar dia, saudara, dan saya melepas dan menyerahkan beban itu pada DIA. Melepas dan menyerahkan beban itu dengan sepenuhnya!! Tuhan Yesus berkata " Aku berdoa untukmu "
Betapa besar cinta Tuhan Yesus pada saya dan saudara. Betapa DIA memperhatikan setiap anak-anakNya. DIA yang telah mati dan Bangkit untuk menebus dosa semua manusia tidak "hanya" mendengar doa kita ...bahkan DIA tetap setia berdoa bagi kita.
Betapa beruntungnya saya dan saudara...!! Siapakah aku ini BAPA sehingga ENGKAU begitu mengasihiku? Tak layak seharusnya aku menerimanya... Kasih yang KAU karuniakan melalui ANAK-MU lah yang membuat aku layak menerimanya. Terima kasih BAPA atas AnugerahMU... Terima kasih YESUS atas PengorbananMU... Terima kasih ROH KUDUS atas iringan dan penghiburanMU... Segala Puji Syukur hanya untuk kemuliaanMU. Halleluyah...
Mari kita datang pada Tuhan Yesus, mari kita sambut undangan itu.... "Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu." (Matius 11:28)
Suatu hari dalam perjalanan hidup saya, saya melihat sebuah papan bertuliskan, "Toko Grosir Surga". Ketika saya berjalan dan hendak masuk ke toko itu, pintu segera terbuka dengan begitu lebar. Sementara saya berdiri dalam kebingungan ketika berada dalam toko tersebut, saya melihat banyak malaikat yang berdiri dimana-mana. Salah satu dari mereka memberikan keranjang belanja kepada saya sambil berkata, "Anakku, berbelanjalah dan pilih apa saja yang engkau mau, semua kebutuhan anak Tuhan tersedia di toko ini dan jika engkau tidak bisa membawa semua belanjaanmu, engkau boleh kembali lagi kesini."
Pertama-tama saya mengambil KESABARAN dan KASIH , karena keduanya berada di rak yang sama. Dibawah rak itu saya melihat PENGERTIAN dan saya pun mengambilnya. "Kau selalu memerlukannya dimanapun kau pergi," kata malaikat yang ada di depan saya.
Saya mengambil 2 kotak KEBIJAKSANAAN dan sekantong IMAN. Saya juga tidak melupakan ROH KUDUS karena itu terletak di setiap tempat di dalam toko itu. Saya berhenti sejenak untuk mengambil sebungkus KEKUATAN dan KETEGUHAN HATI untuk menolong dan memampukan saya melalui perjuangan hidup ini. Meskipun keranjang saya sudah penuh, tetapi saya teringat bahwa saya membutuhkan ANUGERAH.
Saya juga tidak melupakan KESELAMATAN karena saya tahu itu merupakan barang yang gratis di toko tersebut. Saya mengambil lebih , agar bisa membagikannya kepada orang lain yang membutuhkannnya.
Saya berpikir, "ini kan cuma-cuma." Keranjang saya kini benar-benar penuh dan saya berjalan ke kasir untuk membayar belanjaan. Saya berpikir, "Dengan semua yang saya beli, saya pasti bisa menyenangkan Tuhan saya." Di depan kasir saya melihat DOA dan tanpa menunggu lebih lama saya segera mengambilnya karena saya tahu tanpa DOA saya akan segera jatuh dalam pencobaan.
DAMAI dan SUKACITA adalah dua hal penting yang hampir saya lupakan. Saya segera mengambil satu keranjang kecil untuk keduanya dan untuk NYANYIAN PUJIAN.
Pada akhirnya saya berkata kepada malaikat, "Sekarang berapa yang harus saya bayar?" Ia hanya tersenyum dan berkata, " Kamu tinggal membawanya saja." Sekali lagi saya bertanya dalam kebingungan, "Sungguh, berapa harga semua ini?" Ia tersenyum dan berkata, "Anakku, bertahun-tahun yang lalu Yesus telah membayar semuanya untuk mu."
Aku terharu, aliran-aliran bening membanjiri mataku.
Di dalam Iman semuanya sudah tersedia bagi kita yang percaya kepada YESUS. Kita tinggal mengambilnya kapan dan berapa banyak yang kita mau. Alkitab berkata bahwa Ia datang supaya kita memiliki hidup dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. DIA menjadi miskin agar kita kaya dalam segala hal.
Saat ini "Toko Grosir Sorga" masih terbuka, dan YESUS mengharapkan agar kita semua datang dan menikmati hasil dari pengorbananNYA. (MANNA SORGAWI no 99 tahun IX)
(Danke Rusma, artikelnya boleh dipasang juga di Blog saya...  ...GBU...)
Benneth...seorang bocah kecil... Benneth tidak saya kenal secara pribadi, melalui blog mama Ezra saya bisa sedikit mengetahui tentang keadaan Benneth pada 10 hari terakhir ini. Benneth mendapat musibah... Mobil yang biasa menjemput Benneth dan teman2nya meledak. 8 anak ada di dalam mobil itu, 2 anak (kakak beradik) meninggal, sisanya luka-luka. Benneth termasuk salah satu yang terluka parah... Melalui Update yang setia ditulis oleh Mama Ezra, saya bisa tahu kalau Benneth harus menjalani perawatan yang intensiv karena luka bakar yang parah, pindah dari RS satu ke yang lainnya untuk mendapatkan perawatan yang lebih baik. Mama dan Papa Benneth juga para dokter berupaya dengan segenap kekuatan yang ada untuk memulihkan kesehatan Benneth, tapi Tuhan rupanya memiliki rencana yang lain. Hari ini, 28 Maret 2008, Bapa memanggil Benneth untuk kembali ke pangkuan-Nya. Saya ikut menitikkan air mata ketika membaca tulisan Mama Ezra... Terbayang pedih dan kesedihan keluarga Benneth,...kehilangan anak yang dicintai dan dikasihi... Sedih tentunya jika orang yang kita kasihi tidak lagi ada di antara kita, Sepi rasanya karena kita tidak bisa lagi merasakan kehadirannya, Sepi rasanya karena kita tidak bisa lagi mendengar suara, tawa atau tangisnya, Kangen rasanya karena kita tidak bisa lagi memandang wajahnya, mencium, merangkul dan memeluknya...
Teringat saya pada Bapak dan Mbak Tina yang telah berpulang. Menetes air mata, kangen... Tapi jika saya ingat di mana mereka berada saat ini, hilanglah rasa sedih dan kehilangan itu... Saat ini mereka berada di rumah Bapa.. Berjumpa Tuhan Yesus..bertemu muka dengan muka... Betapa itu merupakan penghiburan bagi saya...juga bagi keluarga saya Tidak ada penghiburan yang lebih besar selain kepastian bahwa mereka telah sampai pada tujuan. Seperti yang sudah ditulis Mama Ezra...Benneth sudah senang sekarang, Benneth tidak merasakan sakit lagi... terlebih Benneth sudah berada di tempat yang sangat indah... Di mana hanya ada sukacita, di mana hanya terdengar Pujian indah bagi kemuliaan Tuhan, kini Benneth ada di samping Bapa, kini Benneth ada di pangkuan Tuhan Yesus... Betapa indahnya... Dear Mama dan Papa Benneth, keluarga dan semua yang mengenal Benneth, Tuhan Yesus menjanjikan Penghibur bagi anak-anak-Nya ketika Ia harus kembali kepada Bapa, dan Roh Kudus pun datang sebagai Penghibur bagi kita. Tuhan Yesus menyembuhkan hati yang remuk redam dan menggantinya menjadi hati yang penuh sukacita... Tuhan Yesus sudah berjanji ...dan kita tahu juga percaya bahwa Ia adalah Allah yang setia dan selalu menepati janji-Nya. Tuhan Yesus memberikan penghiburan dan kekuatan bagi keluarga Benneth, amin.
Saya dapet dari Milis...sederhana isinya tapi berisi... Pernahkah saat kau duduk santai dan menikmati hari, dalam seketika kau ingin berbuat sesuatu untuk orang yang kau sayangi? Itu adalah TUHAN yang sedang berbicara denganmu melalui Roh Kudus-Nya.
Pernahkah saat kau sedang sedih, kecewa tetapi tidak ada org yang disekitarmu yang dapat kau curhati? Itulah saat dimana TUHAN menginginkanmu untuk berbicara pada-Nya.
Pernahkah saat kau memikirkan seseorang yang sudah lama tak kau temui, dan seketika itu juga kau bertemu dengannya atau menerima telp darinya? Itu adalah kuasa Tuhan. Tidak ada namanya kebetulan.
Pernahkah kau menerima sesuatu yang tak kau harapkan, yang tak sanggup kau dapatkan, yang kau inginkan ? Itu adalah Tuhan yang mengetahui keinginan/suara hatimu.
Pernahkah kau berada dalam situasi yang buntu, tidak tahu cara memperbaikinya, bagaimana luka itu hilang atau sembuh, kau harus sadari bahwa itu adalah saat, dimana Tuhan mengijinkan cobaan atasmu, sehingga kau memperoleh hari yang lebih cerah.
Apakah kau pikir e-mail ini tak sengaja terkirim padamu ?TIDAK! Akulah yang sedang memikirkanmu !!!
Marilah berdoa... Dear God...
Aku tahu bahwa Kau memperhatikan ku. Dan aku sangat bersyukur atas berkat-Mu. Apapun yang telah aku doakan, Kau-lah yang mengetahui yang terbaik untukku.
Ketika aku melihat nama2 penerima email ini, dan melihat email ini terkirim juga kepada ku; aku tahu bahwa ada "doa & harapan yang baik" telah dipanjatkan untuk setiap kita sehingga kita hidup dalam kemenangan bersama Tuhan hari ini....
Bersukacitalah sahabat.. HE knows the best for you..!!!
 Tgl 29 Februar 2008.... 29 Februari hanya datang setiap 4 tahun sekali, karena itu bagi beberapa orang tanggal ini tergolong istimewa. Bagi yang dilahirkan pada tanggal tsb, hari ini adalah kesempatan istimewa untuk merayakan ultahnya. Ya, maklum saja mereka harus menunggu 4 tahun untuk merayakannya..meski umurnya bertambah terus tiap tahun he..he.. Di TV juga saya lihat hari ini, banyak pasangan yang khusus memilih tanggal ini untuk menikah. Alasannya: tanggal istimewa, mudah mengingatnya, atau juga agar mereka bisa lebih menghargai pernikahan mereka karena mereka tidak bisa merayakan ultah pernikahan tiap tahun, dengan begitu mereka tidak cepat menyerah jika ada permasalahan dalam pernikahan, dll. Na ja...pokoknya ada saja alasannya... apakah 29 Februari benar-benar bisa menolong pernikahan mereka...saya sih yakin enggak bisa...
Bagi saya...tanggal 29 Februari 2008 ada arti tersendiri. Tanggal ini merupakan hari terakhir saya menikmati status sebagai mahasiswi. Ya...karena saya anak Fachhochschule (tepatnya mantan anak FH), maka Wintersemester 07/08 berlaku sampai 29 Februari 2008, jadi mulai Maret 2008 saya resmi tidak menyandang status mahasiswi ... Mestinya sejak Juli 2007 saya tidak menyatroni FH lagi, tapi dikarenakan Kolloquium terjatuh di bulan September 2007, maka saya pun tetap terdaftar sebagai Mahasiswa sampai Wintersemester 07/08.
Hmmm...ada yang terhilang rasanya.... Semestinya perasaan terhilang ini juga sudah lama saya rasakan, kalau saya duduk di S-Bahn dan mendengar para mahasiswa membicarakan Profesor atau ujian mereka. Kangen juga dengan masa belajar di Bibliothek (Perpustakaan), rasa deg-degan karena bahan yang harus dipelajari masih belum selesai, dsb.
Oh... yang lebih terasa adalah mulai Maret saya harus bayar sana sini. Seperti bayar kalau naik Bus, S-Bahn, kereta api, dsb.
Hari ini seperti hari Jumat biasanya saya ke Münster dengan naik kereta api. Hari ini masih belum bayar karena Semester Tiket masih berlaku, tapi besoknya saya harus membeli tiket jika saya kembali ke Bielefeld ... Di tengah kepala saya sedang menghitung Euro (again...!!) yang harus saya keluarkan mulai bulan Maret ini, terdengarlah lagu dalam hati saya.
Lagu yang dulu sering dinyanyikan di Sekolah Minggu. Begini isi lagu tsb. "Jangan kamu kuatir, burung di udara DIA pelihara, Jangan kamu kuatir, bunga di padang DIA hiasi, Jangan kamu kuatir, apa yang kau makan, minum, pakai, Jangan kamu kuatir, BAPA di Surga memelihara." amin.
Matur nuwun Gusti....
Iya..ya...Kalau burung-burung dan bunga-bunga saja BAPA pelihara, apalagi kita anak-anakNYA? Keadaan saya kan baik saja, kenapa harus repot memikirkan pengeluaran ekstra tersebut? Kalau memang harus ada pengeluaran ekstra berarti BAPA pun akan mencukupkan. Amin. Sebagai manusia tentunya ada saat-saat, di mana saya lupa, terlupa atau dibuat lupa... Sudah diberikan kepastian, tapi terkadang masih kuatir... Sudah dituntun dan diberi kelegaan, tapi terkadang masih mau berpikir dan berjalan sendiri... Tapi Puji Tuhan, BAPA tidak pernah lupa terhadap anak-anakNYA. Dengan penuh cinta kasih DIA senantiasa mengingatkan bahwa kita tidak berjalan sendiri, dengan penuh kesabaran DIA senantiasa menguatkan jika kita sedang lemah. Senangnya punya BAPA yang setia, dimana setiap saat kita bisa datang padaNYA. Datang pada DIA dengan keadaan seperti apa adanya. Es geht mir gut Herr, es geht mir sogar sehr gut. Ich danke Dir dafür.
Habe heute morgen meine Email geöffnet... Es war eine Email von der Arche Hamburg, die mich heute morgen mit großer Freude bereitet hat.
Wozu ist der Mensch geschaffen? ER hat der Mensch zu SEINER Ehre und Verherrlichung gemacht. Das ist der wesentliche Grund, warum wir, die Menschen, da sind. Wir sind zum Lobe SEINER herrlichen Namens geschaffen.
VATER hat mich zu SEINER Ehre und Verherrlichung gemacht. Dank GOTT dafür, dass ER mich, dich, uns so individuell und besonders geschaffen hat. Preis dem HERRN...
" ich danke dir dafür, dass ich wunderbar gemacht bin; wunderbar sind deine Werke; das erkennt meine Seele." Psalm 139,14
Pagi ini buka Email...dan baca Artikel/Khotbah dari Arche Hamburg. (Ringkasan Khotbah yang biasanya bisa dilihat setiap hari Minggu jam 8.30 pagi waktu Jerman di Das Vierte).... Khotbah tentang: untuk apa manusia diciptakan?
Seneng banget bacanya..penuh sukacita... Semakin diperkuat hubunganku dengan BAPAku... Semakin yakin dan percaya kalau aku, kamu, kalian, kita, para manusia ini berharga di mata-NYA. Begitu indah dan berharganya kita di mata BAPA.
BAPA menciptakan manusia untuk dan di dalam kebesaran dan kemuliaan-NYA... Itu adalah alasan dasar mengapa manusia ada. Manusia diciptakan untuk memuliakan kebesaran BAPA, Manusia diciptakan untuk memuliakan Nama BAPA.... Terima kasih BAPA bagi keberadaanku di atas bumi ini, Terima kasih kalau ENGKAU menciptakan aku sebagai pribadi dan meletakkannya begitu istimewa di hadapanMU.
"aku bersyukur kepadaMU oleh karena kejadianku dahsyat dan ajaib; ajaib apa yang KAU buat, dan jiwaku benar-benar menyadarinya" Mazmur 139:14
"praise YOU because I am fearfully and wonderfully made; YOUR works are wonderful, I know that full well." Psalms 139,14
| |